Rabu, 22 April 2009

इएई ८०२.11







Wireless Local Area Network (WLAN) adalah LAN yang menggunakan transmisi radio, bukan enggunakan kabel atau serat optik. WLAN memungkinkan transfer data berkecepatan tinggi tanpa kawat/kabel. Teknologi ini pertama kali diperkenalkan pada tahun 1999 dan dapat mendukung berbagai aplikasi seperti e-mail, transfer file, audio/video conferencing, dan lain-lain. IEEE 802.11 – 1999 adalah adalah dasar dari pengembangan selanjutnya dari WLAN. Distandardisasi oleh IEEE 802.11, yang merupakan anggota dari IEEE 802 LAN/MAN Standards Committee (LMSC). Dimulai pada tahun 1991 untuk menstandardisasi teknologi jaringan data yang berbasis Radio Frequency (RF) 1 Mb/s dan kemudian selesai pada 1999 dengan diperkenalkannya standar WLAN 802.11 yang pertama dan terus mendorong untuk perkembangan teknologi WLAN di seluruh dunia.


Kelebihan dan Kelemahan dari 802.11

Kelebihan 802.11 antara lain :

a. Mobilitas

b. Sesuai dengan jaringan IP

c. Konektifitas data dengan kecepatan tinggi

d. Frekuensi yang tidak terlisensi

e.Aspek keamanan yang tinggi

f. Instalasi mudah dan cepat

g. Tidak rumit

h. Sangat murah



Kelemahan 802.11 antara lain :

a. Bandwidth yang terbatas karena dibagi-bagi berdasarkan spektrum RF untuk teknologi-teknologi lain

b. Kanal non-overlap yang terbatas

c.Efek multipath

d. Interferensi dengan pita frekuensi 2.4 GHz dan 5 GHz

e. QoS yang terbatas

f. Power control

g.Protokol MAC high overhead


Arsitektur Jaringan WLAN



Arsitektur 802.11 LAN mirip arsitektur seluler di mana sistem ini dibagi-bagi menjadi beberapa sel. Tiap sel (yang disebut dengan Basic Service Set atau BSS) dikontrol oleh Base Station (yang disebut dengan Access Point atau biasa disingkat AP). Terdapat 2 jenis BSS, yaitu independent BSS (IBSS) apabila MS tidak dihubungkan menggunakan AP, dan disebut infrastructure BSS apabila terdapat AP yang menghubungkan MS. Walaupun WLAN dapat berupa sel tunggal,dengan sebuah AP, kebanyakan instalasi WLAN terdiri dari beberapa sel, di mana AP terhubung melalui suatu backbone (disebut dengan Distribution System atau DS). Backbone ini biasanya berupa Ethernet dan dalam beberapa kasus juga dapat berupa wireless. Jaringan WLAN yang telah terinterkoneksi secara utuh, termasuk dengan sel-sel yang berbeda, seluruh AP dan DS dipandang sebagai satu jaringan 802.11 bagi layer di atasnya dan jaringan ini disebut dengan Extended Service Set (ESS).








































Standar ini juga mendefinisikan konsep dari portal, yaitu sebuah perangkat yang terinterkoneksi antara 802.11 dan jaringan LAN 802 yang lain.







Operasi Dasar 802.11 Scanning

Scanning adalah langkah pertama bagi MS untuk bergabung dalam jaringan AP. Terdapat 2 jenis scanning, yaitu Passive Scan apabila client hanya menunggu untuk menerima Beacon Frame dari AP, jadi MS mencari jaringan dengan hanya mendengarkan Beacon sampai MS menemukan jaringan yang sesuai untuk bergabung, yang kedua adalah Active Scan di mana MS mencoba untuk menemukan AP dengan mengirimkan Probe Request Frames dan menunggu Probe Response dari AP.







Synchronization Hal ini diperlukan agar client tetap tersinkronisasi dengan AP sehingga client dapat melakukan fungsi-fungsi seperti power save. AP mengirimkan Beacon Frame yang berisi timestamp dari AP, client akan mensinkronkan clocknya dengan clock AP berdasarkan timestamp ini.



Authentication Pada awalnya MS harus terotentikasi oleh AP untuk bergabung dalam jaringan AP tersebut. 802.11 mendefinisikan dua jenis otentikasi, yaitu Open System di mana client mengirimkan authentication request ke AP yang kemudian akan dijawab oleh







Association Langkah selanjutnya setelah otentikasi adalah asosiasi. Asosiasi menungkinkan terjadinya transfer data antara MS dengan AP. MS mengirimkan Association Request Frame kepada AP yang akan menjawab dengna Association Response Frame yang dapat mengijinkan atau tidak mengijinkan asosiasi. Saat asosiasi berhasil, AP akan mengirimkan Association ID dan akan menambahkan client ke database client yang terkoneksi.






Data Tranfer Tranfer data dapat dilakukan hanya setelah otentikasi dan asosiasi berhasil. Setiap data frame harus diikuti oleh acknowledgement. AP akan meneruskan data frame yang diterimanya ke jaringan kabel yang dituju. AP juga meneruskan data dari jaringan kabel.


Arsitektur Protokol IEEE 802.11



MAC Layer

Tugas dari MAC Layer dibagi menjadi MAC sub-layer dan MAC management sub-layer. MAC sub-layer bertanggung jawab pada mekanisme akses dan format paket, sementara MAC management sub-layer bertanggung jawab pada power management, keamanan, dan roaming

GPRS



Di dunia industri komunikasi bergerak (mobile), data bergerak dan multimedia kini menjadi fokus pengembangan, dan General Packet Radio Service (GPRS) menjadi kunci yang memungkinkan untuk meraih sukses di pasar. Alasannya adalah melalui GPRS, ledakan pertumbuhan layanan internet melalui jaringan kabel (telepon), sekarang dimungkinkan penyalurannya melalui komunikasi bergerak. Nortel Networks, Ericsson,


Siemens, Nokia dan banyak industri telekomunikasi lainnya dalam publikasinya menyatakan telah mampu mengawinkan Web dengan telepon bergerak menggunakan teknologi GPRS yang kini mulai gencar ditawarkan kepada para operator GSM dan TDMA. GPRS merupakan sistem transmisi berbasis paket untuk GSM yang menggunakan prinsip tunnelling. GPRS menawarkan laju data yang lebih tinggi. Laju datanya secara kasar sampai 115 kbps dibandingkan dengan 9,6 kbps yang dapat disediakan oleh GSM. Kanal-kanal radio ganda dapat dialokasikan bagi seorang pengguna dan kanal yang sama dapat pula digunakan secara sharing di antara beberapa pengguna sehingga sangat efisien. Dari segi biaya, pentarifan diharapkan hanya mengacu pada volume penggunaan. Pengguna ditarik biaya dalam kaitannya dengan banyaknya byte yang dikirim atau diterima, tanpa memperdulikan panggilan, dengan demikian dimungkinkan GPRS akan menjadi lebih cenderung dipilih oleh pelanggan untuk mengaksesnya daripada layanan-layanan IP.


GPRS merupakan teknologi baru yang memungkinkan para operator jaringan komunikasi bergerak menawarkan layanan data dengan laju bit yang lebih tinggi dengan tarif rendah, sehingga membuat layanan data menjadi menarik bagi pasar. Para operator jaringan komunikasi bergerak di luar negeri kini melihat GPRS sebagai kunci untuk mengembangkan pasar komunikasi bergerak menjadi pesaing baru di lahan yang pernah menjadi milik jaringan kabel, yakni layanan internet. Kondisi ini dimungkinkan karena ledakan penggunaan internet melalui jaringan kabel (telepon) dapat pula dilakukan melalui jaringan bergerak. Sebagai contoh misalnya adalah laporan cuaca, pemesanan makanan, berita olah raga sampai ke informasi seperti berita-berita penting harian. Kontrak kontrak pengadaan GPRS dan produk-produk pendukungnya antara pabrik-pabrik pembuat perangkat telekomunikasi dengan operator jaringan komunikasi bergerak pun bermunculan. Kontrak jaringan GPRS pertama di dunia telah dilaksanakan di bulan Maret 1999 yang lalu antara Ericsson dengan operator komunikasi bergerak di Jerman; T-Mobile. Berikutnya, Ericsson juga menangani kontrak dengan operator One 2 One di Inggris, SmartTone Mobile Communication di Hongkong, Omnipoint di Amerika Serikat. Perusahaan perangkat komunikasi lainnyapun seperti Nortell Networks, Nokia dan lain-lain kini ikut berkompetisi menawarkan kontrak-kontraknya dengan para operator yang berkeinginan memasarkan layanan GPRS.

GPRS menggunakan modulasi radio yang sama dengan standar GSM, pita frekuensi yang sama, struktur burst yang sama, hukum-hukum lompatan frekuensi yang sama, dan struktur bingkai (frame) TDMA yang sama. Kanal-kanal data paket yang baru sangat mirip dengan kanal-kanal lalulintas percakapan. Dengan demikian BSS (Base Station Subsystem) yang sudah ada akan menyediakan cakupan GPRS lengkap mulai dari ujung jaringan. Namun dibutuhkan sebuah entitas jaringan fungsional baru, yakni PCU (Packet Control Unit) yang berfungsi sebagai pengatur segmentasi paket, akses kanal radio, kesalahan-kesalahan transmisi dan kendali daya.






Jaringan GPRS merupakan jaringan terpisah dari jaringan GSM dan saat ini hanya digunakan untuk aplikasi data.Komponen-komponen utama jaringan GPRS adalah :

a. GGSN; gerbang penghubung jaringan GSM ke jaringan internet

b. SGSN; gerbang penghubung jaringan BSS/BTS ke jaringan GPRS

c PCU; komponen di level BSS yang menghubungkan terminal ke jaringan GPRS


Penyebaran jaringan GPRS adalah dimulai dengan introduksi sebuah subsistem jaringan overlay baru Network SubSystem (NSS). NSS memilki dua elemen jaringan baru yakni Serving GPRS Support Node (SGSN) dan Gateway GPRS Support Node (GGSN). SGSN memiliki tingkat hirarki yang sama dengan MSC dan VLR, menjaga alur (track) lokasi dari setasiun-setasiun bergerak individual dan melakukan fungsi-fungsi keamanan dan kendali akses. SGSN dihubungkan ke BSS melalui Frame Relay. GGSN secara kasar analog dengan suatu Gateway MSC yang menangani antarkerja dengan jaringan-jarinan IP eksternal. GGSN membungkus ulang dengan format baru (mengenkapsulasi) paket-paket yang diterima jaringan-jaringan IO eksternal dan merutekannya menuju SGSN menggunakan GPRS tunnelling protocol. Walaupun para pelanggan secara continue dihubungkan ke jaringan melalui GPRS, spektrumnya tetap tinggal bebas bagi pelanggan lain untuk menggunakannya jika tidak ada data yang ditransfer. Tidak hanya dalam hal tersebut, GPRS memungkinkan pemultiplekan spektrum secara statistik. Hal ini berarti tidak ada waktu penciptaan panggilan dan operatornya dapat dapat juga menawarkan berbagai layanan sehingga membuatnya menjadi suatu landasan yang ideal bagi layanan data yang memiliki nilai tambah.






RAJA FHELDIRO SILALAHI_ 61104007

SMs Gateway

Salah satu mode komunikasi yang handal saat ini adalah pesan pendek short messaging system (SMS). Implikasinya, salah satu model komunikasi data yang bisa dipakai adalah SMS. Artinya, SMS tersebut harus bisa melakukan transaksi dengan database. Untuk itu perlu dibangun sebuah sistem yang disebut sebagai SMS Gateway. Pada prinsipnya, SMS Gateway adalah sebuah perangkat lunak yang menggunakan bantuan komputer dan memanfaatkan teknologi seluler yang diintegrasikan guna mendistribusikan pesan-pesan yang di-generate lewat sistem informasi melalui media SMS yang di-handle oleh jaringan seluler. Secara khusus, sistem ini akan memiliki fungsi-fungsi sebagai berikut:


1. Message Management dan Delivery

a. Pengaturan pesan yang meliputi manajemen prioritas pesan, manajemen pengiriman pesan, dan manajemen antrian.

b. Pesan yang dilalukan harus sedapat mungkin fail safe. Artinya, jika terdapat gangguan pada jaringan telekomunikasi, maka system secara otomatis akan mengirim ulang pesan tersebut.


2. Korelasi

Berfungsi untuk melakukan korelasi data untuk menghasilkan data baru hasil korelasi. Pada sistem yang terpasang saat ini, arsitektur lalu lintas data melalui SMS sudah terjalin cukup baik. Hanya saja, keterbatasan akses data dan tujuan informasi SMS yang belum terfokus menyebabkan banyaknya jawaban standar (default replies) masih banyak terjadi. SMS Gateway banyak digunakan dalam berbagai proses bisnis dan usaha. Proses bisnis dan bidang layanan yang bisa ditangani oleh aplikasi SMS Gateway, yaitu sebagai berikut :


1. Manajemen Inventori

2. CRM (Customer Relationship Management), misalnya Rumah Makan, Cafe, Executive Club, Stasiun Radio, Stasiun TV, Lembaga Pendidikan

3. Call Center dan SMS Pengaduan, misalnya Polisi, PLN, PAM, Instansi Pemerintah SMS Gateway memanfaatkan arsitektur teknologi komunikasi SMS untuk menerapkan aplikasi bernilai tambah dengan memanfaatkan komunikasi SMS untuk optimalisasi proses bisnis perusahaan dan peningkatan kualitas layanan dari institusi pelayanan publik. Beberapa kemampuan SMS Gateway, yaitu untuk:


1. Memperbesar skala aplikasi teknologi informasi dengan menggunakan komunikasi SMS interaktif


2. Menyediakan aplikasi kolaborasi komunikasi SMS berbasis web untuk pengguna di institusi atau perusahaan


3. Menjangkau konsumen maupun pengguna jasa layanan institusi atau perusahaan secara mudah menggunakan komunikasi SMS interaktif


Fitur-fitur standar SMS Gateway, yaitu komunikasi SMS interaktif dua arah, SMS info on demand, SMS service settings, SMS Automatic Registration, polling SMS, pengiriman SMS Broadcast, pengiriman SMS ke Call Group, pengiriman SMS terjadwal, personalisasi SMS, antarmuka aplikasi berbasis web, buku alamat dan call group, manajemen pengguna, sistem security access, serta sistem parameter. Fitur-fitur advance SMS Gateway, yaitu antarmuka dinamis untuk integrasi ke database perusahaan, SMS Remote Control, E-mail to SMS, SMS to E-mail, ekspansi modem GSM, dan koneksi langsung ke SMSC via SMPP.


YOSUA MITOS P._611040023


Aplikasi Transaksi Pengisian Voucher Handphone Berbasis Web


(Web-based application of voucher recharging transaction)


IT TELKOM

Senin, 13 April 2009

peer to peer dengan RS 232

Memotong ujung kabel coaxial, lalu merangkai seperti pada gambar dibawah ini :

Hidupkan PC, klik FX.exe seperti pada gambar dibawah ini,

Setelah diklik maka akan tampil gambar seperti pada gambar dibawah ini, lalu klik close

Setelah tampil seperti pada gambar dibwah pilih diagnostics untuk melakukan diagnosa pengiriman data character.

Lalu pilih serial Character Transmission Test untuk melakukan tes Character.

Lalu pilih COM1 untuk memilih serial port PC pada COM1

Pilih Beud Rate mulai dari yang terkecil sampai yang terbesar.
Setelah memilih beud rate yang akan digunakan maka akan muncul peringatan yang memperingatkan bahwa beud rate harus sama lalu tekan ESC untuk melanjutkan.

Melakukan dengan 2 percobaan yaitu dengan nilai beud rate sama antar 2 Pc dan nilai beud rate berbeda antar 2 PC. Hasil data dapat dilihat pada hasil percobaan dibawah :
Hasil data percobaan jika beud rate yang digunakan sama antar 2 PC :
Comp1 Comp2 Hasil Keterangan
Data dikirm Data diterima
9600 9600 Character Character Data benar*)
19200 19200 Character Character Data benar*)
38400 38400 Character Character Data benar*)
57600 57600 Character Character Data benar*)
115200 115200 Character Character Data benar*)



Hasil data percobaan jika beud rate yang digunakan berbeda antar 2PC :
Comp1 Comp2 Hasil Keterangan
Data dikirm Data diterima
9600 19200 Character .................... Data tidak benar**)
38400 Character .................... Data tidak benar**)
57600 Character .................... Data tidak benar**)
115200 Character .................... Data tidak benar**)
19200 9600 Character .................... Data tidak benar**)
38400 Character .................... Data tidak benar**)
57600 Character .................... Data tidak benar**)
115200 Character .................... Data tidak benar**)
38400 9600 Character .................... Data tidak benar**)
19200 Character .................... Data tidak benar**)
57600 Character .................... Data tidak benar**)
115200 Character .................... Data tidak benar**)
57600 9600 Character .................... Data tidak benar**)
19200 Character .................... Data tidak benar**)
38400 Character .................... Data tidak benar**)
115200 Character .................... Data tidak benar**)
115200 9600 Character .................... Data tidak benar**)
19200 Character .................... Data tidak benar**)
38400 Character .................... Data tidak benar**)
57600 Character .................... Data tidak benar**)
Catatan
*) :
**) :

Selasa, 07 April 2009

Instal Ms office 2007 pada windows seven.

Hampir saja kemarin dibuat pusing gara-gara office 2007 tidak mau diinstal ke windows seven. Setiap instal office 2007, windows seven selalu meminta letak enterWW.cab, tapi tidak mau membaca dari CD.
Tapi setelah mencoba berulang-ulang eh ternyata bisa sendiri.

Senin, 06 April 2009

Lagu-lagu rohani

Ad yang tau lagu-lagu buat paskah tidak?
Atau tidak lagu-lagu buat kebangkitan Tuhan Yesus.

Sabtu, 04 April 2009

Akhirnya windows7

Wuah asyk akhir nya windows seven ku sudah terinstal.
Abz 2 dvd ma waktu. Ngga tau tu sekarang.

Selasa, 31 Maret 2009

Cara Instal Windows seven

Waduh..............
Dah lama gua menantikan windows ini.
Tp apa yang gua dapat pas mw instal ternyata terdapat file corupt pada instalasinya ada erorr mengenai install.wim.

Mungkin temen-temen ada yang punya masalah yang sama.
Tapi tenang aja...
Setelah gua bca-baca lewat ngenet, tapi banyak cara anda bisa lht atw cari d google.
Tapi gua punya cara unik. Di laptop gua terdapat Linux mint. (thax bt julda da minjemin cd linux mint nya). Pindahkan file install.wim pada DVD lewat linux dijamin g ada masalah. Kalo kamu lewat windows dijamin g bisa, apalagi lewat XP pasti ada tulisan file error. Apes kan....................

Setelah kamu selesai pindahin lewat linux kamu gabungin semua file DVD tadi. Atau atur seperti format DVD. Inget yg g bisa d pindah cuma file install.wim (2,21 G), jadinya yang lain bisa dicopy biasa.
Seteleh itu burn aja dibuat iso nya. Trus coba dulu dengan VMware atau virtual PC. Klo bisa berarti pake windows juga bisa tu.

Cara Instal Windows seven